Minggu, 02 Agustus 2015

asam basa



        Asam dan basa sudah di kenal sejak zaman dahulu.istilah asam (acid) berasal dari bahasa latin acetum yang berarti cuka.Istilah basa (alkali) berasal dari bahasa arab yang berarti abu. Asam adalah suatu zat yang larutannya berasa asam, memerahkan kertas lakmus, dan menetralkan basa, sedangkan basa adalah suatu zat yang larutannya berasa pahit, licin, membirukan kertas lakmus, menetralkan asam, dan dapat melarutkan lemak.



1.      Svante Arrhenius (1887)

         Sifat-sifat asam dan basa menurut Svante Arrhenius yaitu asam rasanya manis, dapat bereaksi dengan kebanyakan logam membentuk gas, merubah lakmus dari biru ke merah,menghantarkan arus listrik, mnghasilkan CO2 apabila direaksikan dengan karbonat dan bereaksi dengan basa menghasilkan garam dan air, sadangkan basa rasanya alkalis, licin, mengubah lakmus dari merah menjadi biru, menghantarkan arus listrik, bereaksi dengan logam aktif  menghasilkan gas hidrogen dan bereaksi dengan asam menghasilkan garam dan air. 

2.      Bronsted-lowry

         Teori asam basa yang disusun oleh J.N.Bronsted dan T.M Lowry yaitu asam ialah  zat yang memberikan H+ (donor proton), sedangkan basa ialah zat yang menerima H+ (akseptor proto). 
3.      G.N Lewis
        Konsep asam dan basa menurut Lewis yaitu basa adalah suatu senyawa yang dapat memeberikan pasangan elektron pada senyawa lain sedangkan asam seyawa yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa lain        
       Untuk memgetahui apakah suatu zat tergolong asam atau basa dapat digunakan kertas lakmus. Selain itu, dapat juga digunakan indikator asam-basa. Indikator asam-basa adalah zat-zat warna yang mempunyai warna berbeda dalam larutan asam atau larutan basa.